✦ Berdiri 27 Maret 2014

Sejarah &
Identitas Kami

Dari satu deklarasi bersama di Jakarta, BAMAG Nasional tumbuh menjadi forum lintas denominasi terbesar di Indonesia — menaungi 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota demi persatuan umat Kristiani dalam bingkai NKRI.

Mengapa BAMAG Nasional Hadir

Indonesia adalah bangsa yang multietnik, multikultur, dan memiliki keragaman keyakinan keagamaan. Di tengah keberagaman ini, kerukunan dan toleransi menjadi prasyarat mutlak bagi terwujudnya stabilitas dan ketahanan nasional.

Untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan gereja-gereja di seluruh Indonesia agar dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang, maka diperlukan suatu wadah komunikasi antar pimpinan Kristiani. Wadah ini hadir untuk mengakomodir berbagai denominasi dan memfasilitasi pertemuan para pimpinan gereja antar dan interdenominasi seluruh Indonesia.

"Dalam bidang kehidupan beragama, BAMAG Nasional mendukung program pemerintah dan empat aspek pembangunan agama: peningkatan kualitas pemahaman keagamaan, kualitas pelayanan keagamaan, pengelolaan dana sosial keagamaan, dan pemberdayaan badan sosial keagamaan."

Bagi bangsa Indonesia, kerukunan umat beragama menjadi prasyarat mutlak bagi terwujudnya stabilitas dan ketahanan nasional. BAMAG Nasional hadir untuk menjadi jembatan antara umat Kristiani di seluruh pelosok nusantara.

26 Maret 2014
Deklarasi Bersama di Jakarta
Para pemimpin Kristiani dari seluruh Indonesia menandatangani deklarasi pendirian BAMAG Nasional, dihadiri kepala-kepala bidang Bimbingan Masyarakat Kristiani Kemenag RI.
27 Maret 2014
Tanggal Pendirian Resmi
BAMAG Nasional resmi berdiri sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) non-profit bergerak di bidang sosial keagamaan Kristiani.
28 Maret 2014
Pengesahan Akta Notaris No. 136
Akta Pendirian disahkan di hadapan Notaris H. Rizul Sudarmadi, SH. MKn. di Jakarta — dasar hukum resmi organisasi.
2014
SK Kemenkumham RI
Pengakuan resmi dari negara melalui SK No. AHU-191.AH.01.07 Tahun 2014 — BAMAG Nasional sah sebagai badan hukum Indonesia.
20 Februari 2023
Musyawarah Nasional I
Musyawarah Nasional pertama — Dr. Japarlin Marbun terpilih kembali sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2023–2028.
Konferensi Pers BAMAG Nasional
Konferensi Pers BAMAG Nasional
Rakernas IV – Foto Bersama Pimpinan Nasional
Rakernas IV – Foto Bersama Pimpinan Nasional

Legalitas & Pengakuan Resmi

Para Pendiri BAMAG Nasional

Didirikan oleh lima pemimpin Kristiani yang bervisi jauh, BAMAG Nasional lahir dari kesamaan tekad untuk mempersatukan gereja-gereja Indonesia demi bangsa yang lebih kuat.

S
Dr. Saur Hasugian, M.Th.
Inisiator & Pendiri Utama
H
Dr. Hence Bulu
Pendiri — kini Sekretaris Jenderal
T
Dr. Timotius Hardono
Inisiator & Pendiri
Y
Yonathan Sudaryadi, B.Sc.
Inisiator & Pendiri
J
Dr. Japarlin Marbun
Pendiri — kini Ketua Umum

Fondasi Nilai BAMAG Nasional

BAMAG Nasional berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Dengan asas ini, organisasi menempatkan diri sebagai bagian integral dari kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia.

Sebagai organisasi bersifat sosial keagamaan, BAMAG Nasional adalah lembaga non-profit yang tugas utamanya menyelenggarakan pelayanan sosial keagamaan Kristiani. BAMAG Nasional dapat melakukan kerjasama dengan pihak lain berdasarkan prinsip saling menguntungkan.

Keanggotaan bersifat terbuka — perorangan maupun lembaga/yayasan yang beragama Kristen dan atau Katolik, Warga Negara Indonesia, dan bersedia menjadi anggota secara sukarela.

🕊️
Persatuan
Memperjuangkan persatuan dan kesatuan umat Kristiani di seluruh Indonesia
📣
Advokasi
Menyuarakan aspirasi umat Kristiani kepada pemerintah secara adil dan tidak diskriminatif
⚖️
Keadilan
Memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan umat Kristiani dalam kehidupan berbangsa
🌿
Kerukunan
Membangun kerukunan antar umat beragama di seluruh pelosok Indonesia

Struktur Kepengurusan

BAMAG Nasional memiliki struktur kepengurusan berjenjang dari tingkat nasional hingga kelurahan/desa, dipimpin oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Tingkat Dewan Pimpinan Dewan Pembina Wilayah Kerja
Nasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Menteri Agama & Mendagri RI Seluruh Indonesia
Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gubernur Tingkat Provinsi
Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Walikota/Bupati Tingkat Kabupaten/Kota
Cabang Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Camat Tingkat Kecamatan
Ranting Dewan Pimpinan Ranting Lurah/Kepala Desa Tingkat Kelurahan/Desa