Dari satu deklarasi bersama di Jakarta, BAMAG Nasional tumbuh menjadi forum lintas denominasi terbesar di Indonesia — menaungi 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota demi persatuan umat Kristiani dalam bingkai NKRI.
Indonesia adalah bangsa yang multietnik, multikultur, dan memiliki keragaman keyakinan keagamaan. Di tengah keberagaman ini, kerukunan dan toleransi menjadi prasyarat mutlak bagi terwujudnya stabilitas dan ketahanan nasional.
Untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan gereja-gereja di seluruh Indonesia agar dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang, maka diperlukan suatu wadah komunikasi antar pimpinan Kristiani. Wadah ini hadir untuk mengakomodir berbagai denominasi dan memfasilitasi pertemuan para pimpinan gereja antar dan interdenominasi seluruh Indonesia.
"Dalam bidang kehidupan beragama, BAMAG Nasional mendukung program pemerintah dan empat aspek pembangunan agama: peningkatan kualitas pemahaman keagamaan, kualitas pelayanan keagamaan, pengelolaan dana sosial keagamaan, dan pemberdayaan badan sosial keagamaan."
Bagi bangsa Indonesia, kerukunan umat beragama menjadi prasyarat mutlak bagi terwujudnya stabilitas dan ketahanan nasional. BAMAG Nasional hadir untuk menjadi jembatan antara umat Kristiani di seluruh pelosok nusantara.
Didirikan oleh lima pemimpin Kristiani yang bervisi jauh, BAMAG Nasional lahir dari kesamaan tekad untuk mempersatukan gereja-gereja Indonesia demi bangsa yang lebih kuat.
BAMAG Nasional berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Dengan asas ini, organisasi menempatkan diri sebagai bagian integral dari kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia.
Sebagai organisasi bersifat sosial keagamaan, BAMAG Nasional adalah lembaga non-profit yang tugas utamanya menyelenggarakan pelayanan sosial keagamaan Kristiani. BAMAG Nasional dapat melakukan kerjasama dengan pihak lain berdasarkan prinsip saling menguntungkan.
Keanggotaan bersifat terbuka — perorangan maupun lembaga/yayasan yang beragama Kristen dan atau Katolik, Warga Negara Indonesia, dan bersedia menjadi anggota secara sukarela.
BAMAG Nasional memiliki struktur kepengurusan berjenjang dari tingkat nasional hingga kelurahan/desa, dipimpin oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
| Tingkat | Dewan Pimpinan | Dewan Pembina | Wilayah Kerja |
|---|---|---|---|
| Nasional | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) | Menteri Agama & Mendagri RI | Seluruh Indonesia |
| Wilayah | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) | Gubernur | Tingkat Provinsi |
| Daerah | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) | Walikota/Bupati | Tingkat Kabupaten/Kota |
| Cabang | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) | Camat | Tingkat Kecamatan |
| Ranting | Dewan Pimpinan Ranting | Lurah/Kepala Desa | Tingkat Kelurahan/Desa |